Tampilkan postingan dengan label sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sehat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Mei 2013

MAKANAN BURUNG PLECI YANG SEHAT


Ini salah satu tips  yang bisa anda coba dan terapkan untuk pleci anda di rumah, seperti halnya manusia suka dengan menu makanan sehat yang berbeda tiap hari, mungkin ini juga berlaku untuk semua binatang. Berikut ini adalah aneka resep menu pakan untuk burung pleci kesayangan anda agar cepet gacor.

Intinya adalah pola makan yang teratur dan menu yang bervariasi diyakini mampu membauat pleci pada kemampuan tertingginya. Berikanlah racikan khusus untuk burung pleci kesayangan anda. Berikut ini adalah beberapa pengalaman dari mereka yang sudah melakukannya dan memberikan resepnya di bawah ini.

Siapkan bahan :
  • Telur ayam yang masih mentah maksimal 2 buah.
  • Gula pasir atau gula  jawa 12 sendok teh.
  • Kacang hijau 250 gram.
Berikut ini cara pembuatannya :
  • Kacang dan gula direbus sampai kacangnya lunak dan buang airnya.
  • Langsung hanurkan kacang hijau hingga seperti pasta.
  • Tambahkan 2 telur mentah tadi dan aduk, tumbuk juga cangkang telur sampai halus dan masukkan adonan.
  • Masukkan adonan yang sudah merata diaduk ke dalam loyang dan panggang dengan oven.
  • Bila sudah matang dinginkan adinan diangin-anginkan, setelah dingin tumbuk adonan biar halus dan siap dihidangkan untuk pleci.

Nah untuk variasinya kalian bisa memberikan buah apel, jeruk, pepaya, semua baik kok tidak ada yang tidak baik, kadang ada yang mengatakan salah satu buah itu tidak baik untuk pleci. kalau anda sempat carikan bunga yang ada nektarnya untuk di hisap pleci anda. Nektar bungan bisa di tampung di wadah sendiri dan berikan juga vitamin B kompleks seminggu sekali. Oh ya jangan lupa berikan mineral seperti bird mineral biar ngasin.
(sumber: suarakicauburung.com)
Baca selengkapnya »

Sabtu, 04 Mei 2013

CARA MEMILIH DAGING YANG SEHAT DAN HALAL

CARA MEMILIH DAGING YANG SEHAT DAN HALAL

Kasus beredarnya daging celeng, ayam tiren dan daging glonggongan merupakan merupakan pelajaran penting bagi konsumen. Agar tidak salah pilih, kenali tipologi berbagai daging. Daging sapi yang sehat berwarna merah terang, serat halus, lemak kekuningan. Daging berwarna gelap menunjukkan saat disembelih dilakukan pada kondisi stres dan tidak diistirahatkan. Warna kecoklatan menunjukkan daging sudah terkena udara (teroksidasi) terlalu lama. 

Daging kerbau yang baik warna merah tua, serat lebih kasar, lemak kuning dan keras. Tekstur lebih liat dari daging lainnya karena disembelih pada umur tua. Daging kambing berwarna lebih gelap dibanding daging sapi, serat halus dan lembut, lemak kuning, keras dan kenyal, mudah dikenal karena bau yang khas dan cukup keras. Daging babi merah pucat, serat halus dan kompak, lemak putih jernih, Lunak dan mudah mencair pada suhu ruang.

Setelah paham benar berbagai jenis daging yang akan dibeli, perhatikan juga asal daging tersebut. Belilah daging pada tempat yang resmi. Cari los penjualan khusus daging sapi, kerbau, kambing, ayam yang terpisah dari los penjualan daging babi. Daging yang berasal dari penyembelihan secara legal ditandai dengan cap RPH berwarna ungu yang dikeluarkan oleh Dinas Peternakan setempat. Sangat disayangkan tidak semua RPH milik Pemerintah yang ada di Indonesia disyaratkan oleh Pemerintah untuk di audit halal oleh LPPOM MUI walaupun aturan halal slaughter sudah ada, sehingga kehalalannya masih diragukan. Hal ini sangat memprihatinkan bagi konsumen muslim. Jika pembelian daging berasal dari pasar swalayan, pastikan bahwa daging halal tidak berada dalam showcase (frezeer) yang sama dengan daging nonhalal. 

Begitu juga perhatikan pemakaian peralatan pisau atau talenan, tidak diperbolehkan pisau/talenan yang untuk produk halal dipergunakan untuk nonhalal. Tanyakan kepada petugas swalayan dari mana asal daging yang dijual dan ada tidaknya Sertifikat Halal yang masih berlaku dari dalam (LPPOM MUI) dan luar negeri. Ini disebabkan kebanyakan swalayan menjual daging impor termasuk jerohannya. Untuk daging ayam bentuk karkas utuh, perhatikan leher bekas sembelihan dilakukan secara Syariat Islam. Ada kemungkinan melakukan penyembelihan dengan cara ditusuk. Hindari warna merah, biru atau memar pada kulit terutama daerah sayap. Hal ini merupakan indikasi ayam tersebut sudah mati sebelum disembelih (ayam tiren/mati kemaren). 

Untuk menutupi bangkai yang tidak normal, pedagang sering merendam dengan larutan kunyit sehingga warnanya terlihat kuning. Sebaiknya memilih pedagang yang sudah dikenal dan dapat diyakini bahwa penyembelihan yang dilakukan sesuai Syariat Islam. Banyaknya jumlah usaha penyembelihan dalam skala rumah tangga menyebabkan pengawasan sulit terkontrol. Jangan tergiur dengan penawaran harga yang lebih murah dari pasaran terutama yang ditawarkan oleh pedagang musiman atau tidak resmi. Apabila menginginkan daging sapi atau ayam dalam partai besar langsung dari distributor lokal atau impor, jangan lupa minta Sertifikat Halal yang menyertainya. Pastikan bahwa informasi nama dan alamat produsen, tanggal penyembelihan atau nomor lot yang tercantum dalam sertifikat cocok dengan yang tertera pada kemasan.

Sumber: drh. Masdjoko Rudyanto (infovet.co.cc)
Baca selengkapnya »